Senin, 20 April 2015

Biopori II




Nama : Saraswati Ayu Hapsari

20 April 2015

Pada tanggal 3 April 2015 lalu, tepatnya hari Jum'at, saya dan kelompok saya melakukan pengecekan terhadap lubang Biopori yg telah kami buat bulan lalu. 
Pada Blog sebelumnya telah saya sebutkan bahwa salah satu bahan-bahan pembuatan lubang biopori adalah Sampah Organik, namun saya lupa menulis proses memasukkan sampah organik tersebut kedalam pipa sebelum ditutup. 

Kami sudah memasukkan sampah organik, dan seling beberapa minggu sampai tepat pada tanggal 3 April 2015, saya dan kelompok saya datang kelokasi pembuatan lubang tersebut untuk melihat perkembangan lubang itu..

 Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik kedalamnya. Sampah ini akan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannya melalui proses dekomposisi. Sampah yang telah didekomposisi ini dikenal sebagai kompos.. Dengan melalui proses seperti itu maka lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai bidang peresap air juga sekaligus berfungsi sebagai "pabrik" pembuat kompos. Kompos dapat dipanen pada setiap periode tertentu dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik pada berbagai jenis tanaman, seperti tanaman hias, sayuran, dan jenis tanaman lainnya. Bagi mereka yang senang dengan budidaya tanaman/sayuran organik maka kompos dari LUbang Biopori adalah alternatif yang dapat digunakan sebagai pupuk sayurannya. Dan saya mengamatin bahwa dedaunan itu telah mengalami pembusukan sehingga saya dapet mengambil daun daun busuk tersebut untuk saya letakkan ditanaman atau pohon pohon yang ada disekitar lokasi tersebut.. 
Pembusukan tersebut dibantu oleh air hujan yang beberapa hari setelah saya dan kelompok saya membuat lubang tersebut masuk kedalam tutup pipa pada saat hujan turun.. 

1 komentar:

  1. ditunggu cerita selanjutnya (minimal 4x laporan, 10 lubang)
    jelaskan juga jumlah lubang yang sudah kalian buat

    BalasHapus